Laman

Selasa, 03 Mei 2011

arti sebuah nilai

sampe sekarang gue masih heran, bingung dan galau. Heran sama temen-temen gue yang pada nunduk semua kalau lagi ngerjain soal ujian, jarinya gak pernah lepas dari pulpen, pulpennya gak pernah berenti nulis. Bingung sama apa yang sebenernya mereka tulis di kertas jawaban. Kok bisanya sampe banyak gitu tulisannya. Jawab soal apa bikin novel?. Galau sama kondisi kejiwaan gue yang mulai terganggu sama hal-hal kayak gitu (gigit sendal)..


Ini masih jadi misteri buat gue. Gini, kita sekelas, dosennya sama, materi yang kita baca juga kurang lebih sama. Ok, materi gue emang ga ada lebihnya. Hurufnya sama, kertasnya sama, tempat fotocopynya juga sama. Tapi kenapa temen-temen gue bisa nulis berparagraf-paragraf sedangkan gue Cuma bisa sebaris-dua baris doang?. Apa mungkin gara-gara orang yang motocopy-in-nya beda? Nah lho...

Sejauh ini Analisis gue adalah:
1. ingatan mereka emang kuat, jadi tiap detail kata dalam fotocopy-an bahkan mungkin penjelasan yang dosen kasih bisa mereka keluarin dengan lancar di kertas jawaban.
2. mereka berbakat jadi sastrawan.

Apa emang cara belajar gue yang salah ya? Mari kita analisa..
Gue belajar gak bisa kalau Cuma baca doang. Males gila kalau mesti ngapalin materi yang seabrek-abrek. Jadi tiap materi gue rangkum lagi. Gue singkat, gue padetin (pake bahasa sms pula biasanya). Buat gue, nulis sama aja efeknya sama belajar (yang belum pernah kerasa). Setidaknya dengan ngerangkum itu gue mesti baca materinya juga, jadi ya.. mesti baca juga ujung-ujungnya sih.

Belajar gak bisa dengan diem, baca, dengerin, liat, tapi harus pake gerak juga. Dengan ngerangkum begitu, bakal lebih gampang buat gue apalin. Intinya adalah gue tau apa yang jadi pokok materi itu. tapi, mungkin ini sialnya, pas ujian gue gak bisa ngembangin apa yang gue pelajarin, soanya yang gue tau Cuma pokok-pokoknya aja, semacam kata kuncinya lah. Tapi Kata kunci itu malah ngunci imajinasi gue buat berkembang. Imajinasi gue mati kalau lagi ujian. Hm, gak semua sih, hhe..

Ada satu hal lagi yang menurut gue berpengaruh besar. Tulisan. Mungkin sepele, tapi efeknya sepala. Ok, kita ngerjain ujian, jawaban kita mantep, analisis kita dalem, pengawas aja kerepotan ngeladenin kita yang baru semenit udah minta kertas tambahan (yang ini lebay akut). Yakin dong dapet nilai bagus. Tapi jangan lupa kawan, jawaban itu bakal dikoreksi sama dosen dan cara ngoreksinya itu adalah DIBACA (dibaca gak ya?), dan kalau tulisan kita bak benang kusut yang emang gak ada ujungnya, it’s over fellas. Jawaban, analisa dan segala curhatan kita di kertas jawaban bakal jadi sia-sia. Intinya, dosen juga males ngoreksi kalau tulisan kita kayak barang pecah belah yang udah pecah terus disuruh beli karena pecah berarti membeli, lho?. Wal hasil, nilainya seadanya. Ok, kayaknya gue harus berenti pake kata ‘kita’ coz apa yang gue tulis kayaknya lebih ‘gue’ banget.

Ngomongin soal tulisan, font gue adalah gabungan dari old english, symbol and webdings. Sila liat sendiri gimana kalau ketiga font itu digabung dan Sampai sekarang hipotesis gue adalah:
H0: panjang jawaban dan kejelasan tulisan mempengaruhi indeks prestasi mahasiswa.
Ha: kalau jawaban lo Cuma sebaris-dua baris dan tulisan lo adalah gabungan dari old english, symbol and webdings, perbanyaklah amal dan doa.

Minggu, 24 April 2011

it's simpel

simpel kan? biarkan logika yang pertama berkarya...
jangan langsung maen emosi dan perasaan aja..
gak semua hal harus kita hadapi pake perasaan..
yang perlu kita lakukan pertama adalah buka mata, buka telinga, buka pikiran..
terkadang jawaban itu begitu dekat dan terlihat..

Sabtu, 09 April 2011

apakah RSS itu??

RSS adalah singkatan dari Really Simple Sindication, yakni satu sistem sindikasi yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan update/artikel terbaru dari situs-situs favorit Anda secara otomatis. Misalkan Anda sangat menyukai blog ini (cuma contoh lho!), maka dengan mendaftarkan diri di RSS saya Anda akan memperoleh artikel-artikel terbaru setiap kali saya meng-update blog ini.

RSS logo

Dulu, pengguna internet yang tidak mau ketinggalan update terbaru dari situs-situs favoritnya harus mem-bookmark situs-situs tersebut di browser komputer kemudian mengeceknya secara teratur dan berkala untuk mengetahui apakah ada artikel terbaru yang ditambahkan. Kalau saat ia mengecek situs tersebut sudah di-update tentu bagus sekali. Tapi bagaimana kalau saat dicek ternyata situs itu belum juga di-update? Atau bagaimana kalau entah karena alasan apa Anda lupa mengeceknya?

Itulah sebabnya Anda butuh RSS. Dengan mendaftarkan diri di RSS situs favorit, Anda tidak akan ketinggalan update terbaru karena salinannya akan dikirimkan langsung ke Anda. Secara sederhana fungsi RSS ini dapat dianalogikan sebagai loper koran. Jika isi situs adalah koran dan Anda adalah pembaca koran, maka RSS adalah loper koran yang akan mengirimkan koran tersebut kepada Anda. Tentu saja sebelumnya Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu agar tercatat sebagai pelanggan koran tersebut.


Bagaimana Cara Menggunakan RSS?

Untuk menggunakan RSS caranya sangat mudah. Saya yakin Anda pasti sudah sering melihat RSS button berwarna oranye seperti yang menjadi background widget sidebar paling atas blog ini. Variasi RSS button sudah semakin banyak, tapi Anda akan melihat ciri khas yang sama berupa dua garis lengkung dan bulatan putih. Atau Anda pasti juga sudah sering menjumpai link yang berbunyi “Dapatkan artikel terbaru blog ini via RSS feed!” atau sejenis itu seperti yang saya cantumkan di bagian sidebar paling atas blog ini.

Nah, untuk berlangganan RSS situs/blog favorit Anda, cukup klik RSS button atau link yang terdapat di halaman situs/blog tersebut. Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman "Current Feed Content" (kalau RSS yang digunakan adalah FeedBurner). Di halaman ini terdapat banyak pilihan RSS Reader, Anda tinggal memilih mana yang dikehendaki. Sebaiknya gunakan yang paling familiar bagi Anda karena akan lebih mudah penggunaannya, misalnya Add to Google atau My Yahoo!.

Kita ambil contoh Anda ingin menggunakan layanan Google, maka klik tombol “Add to Google” dan Anda akan dibawa ke halaman Add to Google. Di sini Anda akan diberi dua pilihan di mana Anda mau menerima feed, Google Homepage atau Google Reader? Untuk menerima feed di Google Homepage silakan klik tombol “Add to Google Homepage”, dan untuk menerima feed di Google Reader klik tombol “Add to Google Reader”. Kalau Anda mendaftarkan diri ke banyak situs, sebaiknya pilih Google Homepage agar feed semua situs tersebut ditampilkan di halaman iGoogle Anda.

Bagi yang ingin menggunakan layanan Yahoo!, klik tombol "My Yahoo!" dan pilih "Subscribe". Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman My Yahoo!. Akhiri dengan mengklik tombol "Add to Yahoo!". Selesai.

Mau Langganan Langsung lewat Email?

Ini cara paling gampang untuk berlangganan artikel terbaru dari situs/blog favorit Anda. Hampir sama dengan cara mendaftar RSS Reader, pertama-tama klik RSS button di blog/situs yang ingin Anda subscribe. Lalu pilih "Get delivered by email". Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman "Email Subscription Request". Isikan alamat email Anda dan huruf anti spam di kolom yang disediakan, kemudian klik tombol "Complete Subscription Request". Beberapa saat kemudian FeedBurner akan mengirim email verifikasi ke alamat email yang Anda masukkan tadi. Buka email tersebut dan klik link verifikasi yang disertakan. Selesai.

Kini banyak situs/blog yang menyediakan form atau link khusus untuk mempermudah pembacanya melakukan pendaftaran RSS lewat email. Anda cukup mengklik link tersebut dan selanjutnya akan dibawa ke halaman "Email Subscription Request" untuk memasukkan huruf anti spam. Setelah itu klik tombol "Complete Subscription Request" dan tunggu email verifikasi dari FeedBurner. Begitu email tersebut masuk ke mailbox Anda, buka dan klik link verifikasi di dalamnya. Beres deh.

Inilah sedikit penjelasan tentang RSS dari saya. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memahami apa itu RSS dan untuk apa kegunaannya. Bila Anda mempunyai blog dan ingin meningkatkan jumlah subscriber RSS blog Anda, sebaiknya buatlah penjelasan singkat mengenai RSS di blog tersebut. Atau kalau merasa kesulitan membuatnya, Anda dapat menggunakan halaman ini sebagai tautan. Caranya cukup dengan meletakkan link menuju ke halaman ini di blog Anda.


Sumber: disini

Senin, 04 April 2011

tau gak sih lo?: UFO

kalau denger kata UFO kita pasti langsung nyambung-nyambungin sama yang namanya alien. makhluk ijo, agak lengket, bentuknya gak beraturan, bersifat likuid.. oh, itu ingus..
beberapa bulan kemaren juga kita sempat dibuat kesel sama orang iseng yang bikin crop circle di sawah.. satu hal tentang orang yang bikin crop circle itu: dia gak tau kalau kita masih impor beras.

tapi, tau gak sih UFO itu apa?
inilah UFO itu..

ini baru futuristik

ada indikasi bahwa UFO pertama kali ditemukan di Indonesia. karna penyebaran informasi ke penjuru dunia yang mungkin kurang akurat, orang-orang barat yang kemudian menerima informasi yang setengah mateng itu akhirnya mendefinisikan UFO sebagai Unidentified Flying Object yang pada mulanya adalah Unidentified Flying Ojeg.. biasa, masalah lidah
demikian, terima kasih...

lagu untuk anak-anak Indonesia

hai hai.. udah lama banget nih gak mosting lagi..
masih tetep gara-gara (sok) sibuk, hhe..

baru kemaren tiba-tiba gue inget sama lagunya sherina (yang tadinya gue kira lagu tasya) yang judulnya 'kembali sekolah' (yang tadinya gue kira judulnya 'senang, riang').
entah ini sejenis penyakit atau bukan, gue emang suka tiba-tiba inget lagu lama gitu.. mungkin kalau emang ada, penyakit itu akan bernama 'lawasfrenia'.. sejenis penyakit jiwa.

dari hal itu tiba-tiba (iya, semua yang terjadi dalam hidup gue emang serba tiba-tiba) gue jadi mikir, iya, gue masih punya otak.. walaupun kecil..
pikiran gue itu adalah: betapa kasiannya anak-anak jaman sekarang, mereka gak punya lagu anak yang bisa mereka nyanyiin..
liat aja, berapa banyak anak-anak kecil yang lagi makan bakso sambil nyanyiin (emang bisa?) lagu-lagu remaja kayak ungu, d'masiv, st12 dll..
ironis memang, di saat harusnya mereka nyanyiin lagu 'balonku', 'pelangi-pelangi', 'cicak-cicak di dinding'.. mereka malah nyanyiin 'C.I.N.T.A', 'baby'-nya justin bieber bahkan sampe 'keong racun'..

hal ini jelas berpengaruh pada psikologis mereka. yang gue takutkan adalah anak-anak jaman sekarang akan terlalu cepat 'matang' dan akhirnya mereka akan 'layu' di saat harusnya mereka berkembang dengan cemerlang. gimana pun juga, mereka lah yang nantinya bakal meneruskan tongkat estafet pembangunan negeri ini.

gue rasa di sini lah peran industri hiburan, khususnya industri musik, untuk turut serta memberi batasan-batasan agar semua jenis hiburan bisa dinikmati di usia yang memang semestinya. gue mendukung adanya acara-acara kontes pencarian bakat untuk anak-anak yang sekarang banyak di tipi-tipi, tapi kalau bisa sih yang dinyanyiin juga lagu anak-anak, jangan lagu ramaja atau dewasa yang cuma diganti liriknya.

tentunya gak cuma industri hiburan yang berperan di sini. banyak faktor-faktor lain yang harus juga bisa menjaga agar anak-anak bisa menikmati hiburan sesuai usianya. mulai dari pendidikan, lingkungan pergaulan sampe orang tua pun harus ikut serta dalam hal ini..

ya, kayaknya segitu duluu postingan gue kali ini, rada serius ya? iya, gue lagi kesambet jin 'serius' nih, hhe..
intinya adalah mari kita selamatkan anak-anak Indonesia agar mereka dapat menikmati masa kecilnya dengan sewajarnya. jadi gak perlu lagi ada ungkapan 'masa kecil kurang bahagia', hhe...

mereka dan dunianya

mereka dan dunianya

buat yang mau cari lagu anak, monggo di cekidot

hidup anak Indonesia!